Penyebab Sakit Kepala Sebelah dan Cara Pencegahannya
Penyebab Sakit Kepala Sebelah dan Cara Pencegahannya

Penyebab Sakit Kepala Sebelah dan Cara Pencegahannya

Sakit kepala merupakan penyakit umum yang sering terjadi. Anda bisa merasakan sakit kepala di satu sisi, seperti kiri, kanan, atau kedua sisi kepala Anda. Sakit kepala bisa datang perlahan atau tiba-tiba. Terkadang sakit kepala sebelah bisa menjalar ke leher, gigi, atau di belakang mata.

Secara umum, sakit kepala dapat diobati dengan obat-obatan. Rasa sakit biasanya mereda dalam beberapa jam dan tidak perlu khawatir. Tetapi jika rasa sakitnya parah di satu sisi kepala atau rasa sakitnya tidak hilang, maka Anda harus berhati-hati. Ini mungkin pertanda penyakit yang lebih serius.

BACA JUGA :   Jenis Vitamin Ibu Hamil Trimester 1 yang Wajib Dikonsumsi

Apa penyebab sakit kepala sebelah?

Penyebab sakit kepala disebabkan oleh faktor gaya hidup seperti melewatkan makan hingga penggunaan obat yang berlebihan. Berikut adalah beberapa faktor gaya hidup yang dapat menyebabkan sakit kepala sebelah:

Alkohol

Bir, anggur, dan minuman beralkohol lainnya mengandung etanol, bahan kimia yang menyebabkan sakit kepala dengan melebarkan pembuluh darah.

Melewatkan makan

Agar berfungsi optimal otak Anda membutuhkan gula (glukosa) dari makanan. Ketika Anda tidak makan, kadar gula darah Anda turun. Ini disebut hipoglikemia. Sakit kepala adalah salah satu gejalanya.

Stres

Saat Anda stres, tubuh Anda melepaskan bahan kimia “lawan atau lari”. Bahan kimia ini mengencangkan otot dan mengubah aliran darah, yang keduanya dapat menyebabkan sakit kepala di sisi kiri atau kanan.

BACA JUGA :   3 Asuransi Kesehatan Terpercaya di Indonesia

Makanan

Dari sebuah makanan tertentu diketahui menyebabkan sakit kepala, terutama yang mengandung pengawet. Pemicu makanan yang umum termasuk keju tua, anggur merah, kacang-kacangan, dan daging olahan lainnya seperti sosis atau sosis.

Kurang tidur

Sakit kepala sebelah sampai ke mata bisa disebabkan oleh kurang tidur. Insomnia dapat menyebabkan sakit kepala. Rasa sakit itu juga bisa membuat Anda sulit tidur di malam hari.

Orang dengan gangguan tidur seperti apnea tidur obstruktif lebih mungkin mengalami sakit kepala, sebagian karena gangguan tidur mereka.

Infeksi dan Alergi

Sakit kepala sering merupakan gejala infeksi saluran pernapasan seperti pilek atau flu. Demam dan saluran sinus di kepala melalui sinus yang tersumbat menyebabkan rasa sakit dan tekanan di belakang dagu dan tulang pipi.

BACA JUGA :   Jenis Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil yang Harus Diketahui

Sakit kepala yang parah disebabkan oleh Infeksi serius seperti ensefalitis dan meningitis. Sakit kepala sebelah juga menimbulkan gejala seperti kejang, demam tinggi, dan leher kaku.

Konsumsi obat berlebih

Penggunaan obat sakit kepala dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan sakit kepala. Jenis sakit kepala ini disebut sakit kepala karena terlalu sering menggunakan obat.

Obat jangka panjang yang umum digunakan adalah aspirin, asetaminofen, dan ibuprofen. Obat ini biasanya digunakan jangka panjang oleh orang yang menderita sakit kepala migrain.

Cara Pencegahan

  • Istirahat yang cukup
  • Minum air putih yang cukup
  • Makan teratur
  • Latihan rutin
  • Berpikir positif
  • Jangan terlalu sering minum obat keras

Menurut Mayo Clinic, pereda nyeri yang dijual bebas dapat membantu meredakan sakit kepala sesekali.

Justru akan menyebabkan sakit kepala jika digunakan beberapa hari dalam seminggu, baik sakit kepala sebelah kiri maupun kanan akibat penggunaan yang berlebihan.