Cara Mudah Budidaya Ikan Lele Bagi Pemula
Cara Mudah Budidaya Ikan Lele Bagi Pemula

Cara Mudah Budidaya Ikan Lele Bagi Pemula

Ikan lele sekarang tidak boleh diternakkan di kolam tanah. Cara mudah budidaya ikan lele yang efektif dengan cara menggunakan terpal. Begini caranya!

Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang paling terjangkau harganya. Padahal, ikan lele memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. 100 gram ikan lele memiliki 240 kalori, 14,5 gram lemak, 8,5 gram karbohidrat, dan 17,5 gram protein..

Selain bergizi tinggi, ikan lele juga mudah dibudidayakan di rumah. Berikut beberapa cara budidaya lele dengan terpal yang bisa diikuti pemula:

1. Siapkan Media Kolam

Ikan lele dapat dibudidayakan di kolam linoleum di rumah. Terpal merupakan media yang paling mudah didapatkan. Berikut cara menyiapkan terpal sebagai kolam lele:

BACA JUGA :   Joe Biden Rilis 6 Aturan Baru Aset Kripto

– Pastikan untuk membersihkan bak terpal terlebih dahulu dengan sabun dan bilas sampai bersih dan kering

Sebarkan rami sehingga terlihat seperti kolam. Agar dapat berdiri tegak, terpal dapat disangga dengan besi atau kolam yang dibuat dengan susunan bata yang dilapisi terpal

Isi rami dengan air hingga ketinggian 20-30 cm

Biarkan air di dalam rami selama 7-10 hari untuk membentuk alga dan fitoplankton. Setelah itu ditambahkan air pada ketinggian sekitar 80-90 cm

Untuk mengurangi bau air kolam tambahkan beberapa iris daun pepaya dan singkong, setelah air siap.

2. Pilih benih premium

Pemilihan bibit lele sebaiknya tidak asal-asalan. Pilih bibit lele premium yang lebih sehat dan besar. Subspesies lele unggul biasanya lebih agresif dan lincah saat makan dan warnanya lebih terang.

BACA JUGA :   Pendapatan Premi Prudential Catatkan Rp23,7 triliun

3. Menyebarkan benih

Sebelum Anda mulai menabur benih, Anda memisahkan lele besar dan kecil. Hal ini dilakukan untuk menghindari memakan lele orang lain, karena lele adalah kanibal.

Hal yang perlu diperhatikan dalam cara budidaya ikan lele adalah jangan menabur benih sekaligus. Ini akan menyebabkan kematian dan membuat ikan stres.

Sebaiknya gunakan ember dan masukkan sebagai ember berisi benih ikan lele ke dalam kolam. Biarkan selama 30 menit dan biarkan lele keluar dan ember ke dalam kolam. Waktu penyimpanan yang baik adalah pagi dan sore hari.

4. Budidaya Ikan Lele

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya ikan lele. Setelah lele berumur sekitar 20 hari, perlu dilakukan sortasi. Pisahkan lele besar dan kecil di tangki terpisah.

BACA JUGA :   Aplikasi Penghasil Uang Dari Google, dapat Uang Ratusan Juta

Kualitas air kolam yang baik untuk ikan lele hijau. Karena lele bisa hidup di air keruh. Air akan berubah menjadi merah, menandakan bahwa ikan sudah matang dan siap panen.

Kondisi kolam juga perlu diperhatikan. Tinggi tangki lele pada bulan pertama 20 cm, bulan kedua 40 cm, dan bulan ketiga 80 cm. Pastikan air kolam tidak terlalu dangkal.

Ikan lele harus diberi makan tiga kali sehari pada pukul 7 pagi, 5 sore dan 10 malam. Jenis pakan terkonsentrasi 781-1.

5. Panen Ikan Lele

Anda bisa memanen lele saat berumur sekitar 90 hari memasuki masa pembibitan. Pastikan untuk membawa ikan lele dengan sarung tangan. Anda juga bisa menggunakan jaring atau selokan besar.

Budidaya bioflok untuk ikan lele juga bisa menjadi alternatif. Sistem bioflock ini berbentuk kolam berbentuk bola dengan lapisan terpal dengan saluran pembuangan yang memudahkan drainase kolam. Kolam lele bebas bau.