10 Makanan Kaya Antioksidan yang Membantu Tubuh Melawan Penyakit
10 Makanan Kaya Antioksidan yang Membantu Tubuh Melawan Penyakit

10 Makanan Kaya Antioksidan yang Membantu Tubuh Melawan Penyakit

Antioksidan sangatlah penting yang dibutuhkan tubuh agar tetap sehat dan mampu melawan penyakit. Di bawah ini adalah pilihan makanan yang kaya antioksidan.
Antioksidan melindungi sel-sel tubuh dalam tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Nutrisi tersebut bisa didapatkan dari berbagai makanan alami yang lezat.
Antioksidan juga diperlukan untuk melindungi tubuh dari bahaya virus
Mengkonsumsi beberapa makanan ini dapat membantu meningkatkan kadar oksidan dalam darah dan ion dalam tubuh untuk melawan stres oksidatif dan mengurangi risiko berbagai penyakit.

Di bawah ini adalah daftar makanan kaya antioksidan dari berbagai sumber.

1. Cokelat Hitam

Cokelat hitam adalah makanan bergizi. Cokelat jenis ini mengandung lebih banyak kakao, mineral, dan antioksidan dibandingkan cokelat biasa.
Berdasarkan analisis, dark chocolate mengandung antioksidan hingga 15 mmol per 100 gram. Jumlah ini bahkan lebih tinggi dari blueberry dan raspberry.
Antioksidan bermanfaat untuk mengurangi peradangan dan menurunkan risiko penyakit jantung.

2. Blueberry

Blueberry dikemas dengan nutrisi, terutama antioksidan.
Berdasarkan analisis, blueberry mengandung 9,2 mmol antioksidan dalam 100 gramnya. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa blueberry mengandung antioksidan tertinggi di antara semua buah dan sayuran.
Blueberry bekerja dengan menetralkan radikal bebas berbahaya dan mengurangi peradangan.
kandungan antosianin, salah satu jenis antioksidan yang ditemukan dalam blueberry, juga terbukti mengurangi risiko penyakit jantung dengan menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah.

BACA JUGA :   Manfaat Air Jahe untuk Ibu Hamil dan Efek Sampingnya

3. Stroberi

Selain rasanya yang manis, sebagai buah buahan, stroberi juga kaya akan vitamin C dan antioksidan. Stroberi memiliki banyak antioksidan.
Hampir berperan sama seperti blueberry, kandungan antosianin dalam stroberi dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

4. Kali

Kale adalah sayuran silangan, seperti juga brokoli dan kembang kol. Kale sebagai salah satu sayuran paling bergizi yang banyak kita temui di sekitaran kita ini.
Kale kaya akan vitamin A, K dan C. Kale juga kaya akan antioksidan,

5. Kubis ungu

Kubis ungu kaya akan vitamin C, K, dan A, serta kaya akan antioksidan. Kandungan dalam kubis adalah 2,2 mmol antioksidan per 100 gram.
Kekayaan antioksidan dalam kubis ungu diperoleh dari antosianin yang memberi warna merah pada kubis. Antioksidan ini bisa memberikan banyak manfaat bagi kesehatan kita, seperti mengurangi peradangan dan mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker.
Selain itu, kubis ungu juga kaya akan vitamin C yang dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh

BACA JUGA :   Ini Camilan Rendah Kalori yang Aman Dikonsumsi

6. Brokoli

Brokoli juga kaya akan nutrisinya dan
brokoli kaya akan fenol – sejenis antioksidan – yang membantu melindungi tubuh dari stres oksidatif.
Tak hanya itu, fenol juga melindungi tubuh dari infeksi.

7. Kacang

Kacang-kacangan bisa menjadi pilihan camilan sehat. Selain rasanya yang enak sebagai sayuran, kacang-kacangan juga kaya akan nutrisi.
Kenari digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok, dan membantu menjaga kesehatan sel-sel otak.
Yang membuat kenari kacang paling sehat adalah kandungan polifenolnya yang tinggi. Polifenol merupakan salah satu jenis antioksidan yang bekerja untuk mencegah stres oksidatif, melawan peradangan, dan mencegah berbagai penyakit kronis.

8. Bayam

Bayam merupakan sayuran dengan kandungan nutrisi yang kaya. Studi telah menemukan bahwa bayam mengandung lutein dalam jumlah tinggi. Lutein bertindak sebagai senyawa antioksidan.
Berkat kandungan luteinnya, bayam dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko kanker.

BACA JUGA :   3 Asuransi Kesehatan Terpercaya di Indonesia

9. Teh hijau

Teh hijau sangat populer di masyarakat. Secara alami, teh ini mengandung nutrisi anti inflamasi, anti kanker, dan antioksidan.
Teh hijau agak lebih istimewa dari teh lainnya. Ini karena jumlah katekin yang ada dalam teh hijau, yang lebih banyak daripada teh lainnya. Katekin adalah jenis fitokimia yang bertindak sebagai antioksidan kuat.
Sebuah penelitian menemukan bahwa antioksidan (katekin) memiliki kemampuan untuk mengobati dan mencegah penyakit menular.

10. Ubi jalar dan sayuran jeruk

Ubi jalar menyediakan nutrisi penting seperti vitamin C dan B6, kalium dan serat. Ubi jalar kaya akan kalsium dan mengandung banyak vitamin A.
Sementara itu, sayuran berwarna oranye juga kaya akan fitokimia. Wortel dikenal kaya akan vitamin A.

Silahkan mulai sekarang anda bisa mengkonsumsinya untuk memenuhi kalori dan vitamin dalam tubuh kita, agar stamina dan kesehatan selalu terjaga